Cuaca Panas??? Rawat Kulit Dengan Ini


            





          Belakangan ini, suhu di beberapa kota di Indonesia meningkat dan menyebabkan udara menjadi lebih panas. Sinar matahari yang terpapar ke kulit dapat menyebabkan kondisinya juga berubah.
Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian lebih ekstra untuk merawat kulit. Hal ini bertujuan agar kondisi kulit dapat tetap terlindungi, sehingga mengurangi risiko kerusakan.
Ada beberapa hal yang setidaknya perlu diperhatikan untuk menghadapi cuaca panas. Hal tersebut disampaikan oleh dr. Devina Nova Estikaratri saat ditemui dalam sebuah acara yang dilaksanakan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Kamis, 24 Oktober 2019. 


1.     Minum air putih









 
Selain berguna untuk kesegaran tubuh, minum air putih juga berfungsi untuk kesegaran kulit. Tidak hanya bagi wajah, tapi juga bagi seluruh tubuh. Karenanya, dr. Devina mengingatkan agar kita tidak lupa untuk minum air setidaknya dua liter per hari.
"Keep hydrated sih ya, maksudnya jangan sampai kita kurang minum. Dua liter per hari itu udah minimum," katanya. 

2.     Mengaplikasikan tabir surya sesering mungkin





Hal ini khususnya jika Anda memiliki jenis kulit berminyak. Minyak alami pada kulit akan memecah tabir surya lebih cepat, jadi sebaiknya Anda mulai memperhatikan area-area wajah yang cenderung berminyak, seperti dahi dan hidung.
Aplikasikan kembali tabir surya setiap dua jam sekali ketika kulit wajah sudah terasa licin. Pilihlah formula tabir surya yang bubuk atau stik untuk memudahkan pengaplikasiannya.


3.     Rutin mengaplikasikan pelembap

Faktor yang paling penting untuk menyembuhkan luka bakar akibat paparan sinar matahari adalah menjaga area tersebut tetap lembap. Carilah formula produk yang tidak akan mengiritasi kulit Anda dan aplikasikan pelembap sesering mungkin saat cuaca panas.

4.     Pilih foundation dan bedak dengan jumlah spf tepat
Kini, banyak foundation yang mengklaim ada kandungan SPF di dalamnya. Hal ini membuat para pembeli merasa tidak perlu menggunakan sunscreen lagi. Padahal, jumlah SPF di tiap foundation atau bedak bisa saja berbeda.
Karenanya, dr. Devina mengatakan bahwa kita harus cermat dalam memilihnya agar manfaatnya dapat lebih terasa pada kulit. "Biasanya, kandungan SPF yang terkandung di bedak itu akan kurang dari 30," tuturnya. Padahal, sebagai orang yang tinggal di lingkungan tropis, dibutuhkan kandungan SPF minimal 30 untuk melindungi dampak buruk paparan sinar matahari.  (Novi Thedora)


5.  Jangan langsung cuci muka






Cuci muka di cuaca yang terik seolah bisa menjadi penyegar instan. Terlebih, bila tubuh juga sedang lelah. Namun, bila Anda baru saja beraktivitas di tempat yang panas dan terkena matahari, sebaiknya tidak langsung mencuci wajah. Hal ini bisa menyebabkan sel pada tubuh, terutama muka, menjadi kaget.
"Perubahan sesuatu yang terlalu mendadak memang buat sel tubuh kita enggak bagus. Jadi, habis kena panas, kita langsung cuci muka dengan air dingin itu enggak bagus. Harus dinetralin dulu, baru kita cuci muka," ujar dr. Devina.
Dia menyarankan untuk mendinginkan wajah selama beberapa menit terlebih dahulu. Kemudian, gunakan air yang tidak terlalu dingin juga sehingga sel dapat menyesuaikan lebih baik.

6.     Pastikan menggunakan makeup non-comedogenic

Lihat lagi pada label kemasan produk makeup yang kamu miliki. Sebaiknya gunakan makeup dengan kandungan non-comedogenic sehingga tidak mengyumbat pori-pori dan menyebabkan komedo.

7.     Lakukan perawat dari dalam 
Selain perawatan dari luar, Anda juga dapat melakukan perawatan dari dalam untuk mengatasi kulit kering. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E. Pasalnya, kulit kering dapat terjadi karena paparan terhadap radikal bebas yang tinggi dan vitamin E punya antioksidan untuk menangkalnya.



Komentar